Kerajinan Logam Tembaga dan Kuningan Terbaik

Kerajinan Logam Tembaga dan Kuningan Terbaik

Kerajinan Tembaga dan Kuningan – Indonesia merupakan sebuah negara kaya akan budaya dan seni, termasuk kaya dengan kerajinan tembaga dan kuningan. Kerajinan tembaga sudah menjadi usaha turun-temurun yang di awali oleh empu-empu dari Kerajaan Mataram. Para empu-empu atau biasa disebut dengan pandai besi tersebut memproduksi jenis peralatan rumah tangga dari logam, termasuk pula dari tembaga dan kuningan.

Kerajinan tembaga dan kuningan menjadi bahan pilihan dikarenakan bahan tersebut bagus untuk dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan dengan beragam finishing warna. Selain itu bahan tembaga dan kuningan  mempunyai kehandalan yaitu anti korosi atau karat yang sering menjadi masalah pada bahan logam. Sedangkan jika menggunakan bahan lain contohnya furniture kayu sangat rentan terhadap pegaruh cuaca dan lapuk, besi dan baja akan berkarat, dan plastik akan rapuh dan mudah pecah. Berbeda dengan tembaga dan kuningan yang memiliki umur yang panjang dan menambah keunikan dari kerajinan.

Biasanya pada sebuah kerajinan tidak hanya menggunakan tembaga sebagai bahan utama, untuk menghasilkan kerajinan yang sesuai maka seorang pengerajin biasanya mencampur bahan tembaga dengan bahan logam lain. Jadi hal tersebut yang menyebabkan kerajinan tembaga dan kuningan menjadi bahan pilihan untuk sebuah kerajinan baik desain interior ruangan dan eksterior ruangan. Berikut tahapan untuk membuat kerajinan tembaga dan kuningan, karena langkah dalam pembuatan tembaga dan kuningan hampir sama :

  1. Bahan baku tembaga dan kuningan biasanya dalam bentuk pelat lembaran. Langkah pertama membuat pola mal dan menentukan ukuran yang akan dibentuk. Kemudian bakar sampai merah, dan bentuk tembaga tersebut. Membakar tembaga akan membuat tembaga letur sehingga materi dapat ditempa / dipalu.
  2. Selanjutnya memasuki tahap pengelasan.Pada tahap ini bahan yang telah di pola akan dilas sesuai dengan ukuran desain bentuk yang diinginkan. Proses selanjutnya adalah tahap pembuatan pola dipalu sesuai dengan bentuk produk, seperti vas, mangkuk, baskom, bath tube, dll.
  3. Proses selanjutnya adalah peleburan pola dipalu atau memberikan pola tekstur yang diinginkan. Ada banyak pola tekstur,contohnya babaran (pola sarang lebah), cincang (paku jatuh), liar, tekstur jeruk dan banyak lagi.
  4. Berikutnya adalah tahap finishing bentuk, yaitu sandpapering dan polishing. Ini adalah proses yang paling penting di mana kualitas barang ditentukan. Membutuhkan keahlian tinggi dan kesabaran dalam sandpapering dan polishing, karena mempengaruhi seni dan kualitas barang.
  5. Maka langkah terakhir adalah proses pengeringan dan proses pelapisan / plating. Dalam proses pelapisan, ada dua pilihan, yaitu doff dan mengkilap. Hal ini tergantung permintaan pembeli.

Kerajinan Lampu Tembaga Khas Boyolali

Kerajinan Lampu Tembaga Khas Boyolali

Kerajinan Lampu Tembaga – Indonesia merupakan sebuah negara kaya akan budaya dan seni dari Sabang sampai Merauke, termasuk kaya dengan kerjainan dari bahan tembaga. Kerajinan tembaga sudah menjadi usaha turun-temurun yang di awali oleh empu-empu dari Kerajaan Mataram. Para empu-empu atau biasa disebut dengan pandai besi tersebut memproduksi jenis peralatan rumah tangga dari logam, termasuk pula dari tembaga. Salah satu daerah di Indonesia sudah terkenal dengan kerajinan lampu tembaga khas Boyolali, Boyolali merupakan salah satu pusat dari kerajinan tembaga yang sudah terkenal di penjuru negeri hingga manca negara.

 

Boyolali sudahterkenal dengan kerajinan jenis logam sejak dahulu. Jenis logam yang sangat populer dan digunakan di masyarakat adalah logam tembaga dan logam kuningan. Kerajinan lampu tembaga memang terkenal dengan kualitasnya yang baik. Tidak hanya dari sisi kualitas saja, Boyolali juga dikenal dengan hasil produk kerajinan tembaga dan kuningan yang beraneka macam, sepertikaligrafi,kerajinan meja, kerajinan vas bunga, kerajinan air mancur, kerajinan kubah masjid, kerajinan bowl, kerajinan logo, kerajinan lampu stand, kerajinan bathtub,kerajinan lampu robyong, dan masih banyak lagi karena masyarakat Boyolali mengerjakan sebuah kerajinan tembaga sesuai dengan pesanan dari customer. Produsen kerajinan logam dari Boyolali dapat memproduksi kerajinan logam secara customize sesuai dengan keinginan dari customer. Waktu dan harga dari kerajinan ini sesuai dengan tingkat kesulitan yang diinginkan oleh customer, semakin besar dan tingkat kesulitan yang tinggi dari kerajinan tembaga maka semakin lama pula pengerjaannya.

Berikut 2 jenis kerajinan lampu khas Boyolali :

  1. Lampu Robyong adalah sebuah lampu gantung dengan tangkai banyak, lampu robyong biasanya di pasang pada masjid atau lobby hotel.
  2. Lampu Gantung merupakan produk hasil dari kerajinan tembaga yang sering digunakan untuk menghiasi rumah.

Mengenal Kerajinan Kaligrafi Tembaga

Mengenal Kerajinan Kaligrafi Tembaga

Kerajinan Kaligrafi Tembaga – Indonesia merupakan sebuah negara kaya akan budaya dan seni, termasuk kaya dengan kerajinan kaligrafi tembaga. Kerajinan tembaga sudah menjadi usaha turun-temurun yang di awali oleh empu-empu dari Kerajaan Mataram. Para empu-empu atau biasa disebut dengan pandai besi tersebut memproduksi jenis peralatan rumah tangga dari logam, termasuk pula dari tembaga.

Kerajinan dari bahan tembaga menjadi bahan pilihan dikarenakan bahan tersebut bagus untuk dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan dengan beragam finishing warna. Selain itu bahan tembaga mempunyai kehandalan yaitu anti korosi atau karat yang sering menjadi masalah pada bahan logam. Sedangkan jika menggunakan bahan lain contohnya furniture kayu sangat rentan terhadap pegaruh cuaca dan lapuk, besi dan baja akan berkarat, dan plastik akan rapuh dan mudah pecah. Berbeda dengan tembaga yang memiliki umur yang panjang dan menambah keunikan dari kerajinan. Tembaga merupakan salah satu jenis logam dasar yang mudah di bentuk (pada ukuran 2,5 skala Mohs). Tidak heran apabila logam ini sering digunakan dalam berbagai macam jenis kerajinan kaligrafi tambaga. Penemuan dari sejarah menyebutkan bahwa tembaga telah digunakan untuk membuat patung, tembikar, perhiasan cincin, dan untuk koin sebagai mata uang. Bahkan di Irak ditemukan sebuah liontin dengan ornamen tembaga pada tahun 8700 SM.

Tembaga mempunyai beberapa alasan yang menyebabkan kerajinan kaligrafi tembaga dapat bertahan hingga sekarang, berikut beberapa alasannya :

  1. Tembaga juga dapat dikombinasikan dengan unsur-unsur lain, seperti alumunium, timah dan seng, yang kemudian menghasilkan paduan baru yang kuat seperti : perunggu dan kuningan.
  2. Karena sifatnya yang lunak, kawat tembaga mudah diolah dengan cara ditempa, ataupun dibakar untuk menghasilkan warna dan tekstur yang berbeda.
  3. Tembaga jauh lebih murah dibandingkan dengan logam jenis perak atau emas (yang lebih lazim digunakan dalam perhiasan).
  4. Tembaga termasuk jenis logam yang lebih mudah didapatkan.

Sehingga kerajinan kaligrafi tembaga adalah jenis yang sangat disarankan untuk dipakai pemula dalam pembuatan industri kerajinan seni.

Alasan Kerajinan Kawat Tembaga Menjadi Pilihan

Alasan Kerajinan Kawat Tembaga Menjadi Pilihan

Kerajinan Kawat Tembaga – Indonesia merupakan sebuah negara kaya akan budaya dan seni, termasuk kaya dengan kerjainan kawat tembaga. Kerajinan tembaga sudah menjadi usaha turun-temurun yang di awali oleh empu-empu dari Kerajaan Mataram. Para empu-empu atau biasa disebut dengan pandai besi tersebut memproduksi jenis peralatan rumah tangga dari logam, termasuk pula dari tembaga.

Kerajinan dari bahan tembaga menjadi bahan pilihan dikarenakan bahan tersebut bagus untuk dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan dengan beragam finishing warna. Selain itu bahan tembaga mempunyai kehandalan yaitu anti korosi atau karat yang sering menjadi masalah pada bahan logam. Sedangkan jika menggunakan bahan lain contohnya furniture kayu sangat rentan terhadap pegaruh cuaca dan lapuk, besi dan baja akan berkarat, dan plastik akan rapuh dan mudah pecah. Berbeda dengan tembaga yang memiliki umur yang panjang dan menambah keunikan dari kerajinan.Tembaga merupakan salah satu jenis logam dasar yang mudah di bentuk (pada ukuran 2,5 skala Mohs). Tidak heran apabila logam ini sering digunakan dalam berbagai macam jenis kerajinan kawat tambaga. Penemuan dari sejarah menyebutkan bahwa tembaga telah digunakan untuk membuat patung, tembikar, perhiasan cincin, dan untuk koin sebagai mata uang. Bahkan di Irak ditemukan sebuah liontin dengan ornamen tembaga pada tahun 8700 SM.

Kerajinan kawat tembaga terdapat dua jenis bahan yang dapat digunakan yaitu :

  • Enamel coated. Merupakan salah satu bahan tembaga yang sudah di lapisi, lapisan pewarnanya bisa terdiri dari beragam pilihan, yang umum ditemui di tukang dinamo biasanya warna coklat gelap,rose gold, dan coklat tembaga kemerahan. Perusahaan kawat untuk aksesoris berskala internasional seperti¬†scientific wire dan artistic wire, mengeluarkan varian warna yang cukup beragam untuk keperluan membuat kerajinan. Biasanya kawat dengan enamel coated ini akan lebih kecil kemungkinannya untuk karatan/tarnish/ternoda.
  • Bare copper biasa disebut dengan kawat tembaga polosan merupakan jenis kawat tembaga yang tidak diberi lapisan tambahan pada permukaannya, biasanya kawat tembaga jenis ini digunakan dalam rangkaian kabel listrik. Jenis bare copper ini berguna saat kita ingin membuat aksesoris dengan efek bakar.