Alasan Kerajinan Kawat Tembaga Menjadi Pilihan

Alasan Kerajinan Kawat Tembaga Menjadi Pilihan

Kerajinan Kawat Tembaga – Indonesia merupakan sebuah negara kaya akan budaya dan seni, termasuk kaya dengan kerjainan kawat tembaga. Kerajinan tembaga sudah menjadi usaha turun-temurun yang di awali oleh empu-empu dari Kerajaan Mataram. Para empu-empu atau biasa disebut dengan pandai besi tersebut memproduksi jenis peralatan rumah tangga dari logam, termasuk pula dari tembaga.

Kerajinan dari bahan tembaga menjadi bahan pilihan dikarenakan bahan tersebut bagus untuk dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan dengan beragam finishing warna. Selain itu bahan tembaga mempunyai kehandalan yaitu anti korosi atau karat yang sering menjadi masalah pada bahan logam. Sedangkan jika menggunakan bahan lain contohnya furniture kayu sangat rentan terhadap pegaruh cuaca dan lapuk, besi dan baja akan berkarat, dan plastik akan rapuh dan mudah pecah. Berbeda dengan tembaga yang memiliki umur yang panjang dan menambah keunikan dari kerajinan.Tembaga merupakan salah satu jenis logam dasar yang mudah di bentuk (pada ukuran 2,5 skala Mohs). Tidak heran apabila logam ini sering digunakan dalam berbagai macam jenis kerajinan kawat tambaga. Penemuan dari sejarah menyebutkan bahwa tembaga telah digunakan untuk membuat patung, tembikar, perhiasan cincin, dan untuk koin sebagai mata uang. Bahkan di Irak ditemukan sebuah liontin dengan ornamen tembaga pada tahun 8700 SM.

Kerajinan kawat tembaga terdapat dua jenis bahan yang dapat digunakan yaitu :

  • Enamel coated. Merupakan salah satu bahan tembaga yang sudah di lapisi, lapisan pewarnanya bisa terdiri dari beragam pilihan, yang umum ditemui di tukang dinamo biasanya warna coklat gelap,rose gold, dan coklat tembaga kemerahan. Perusahaan kawat untuk aksesoris berskala internasional seperti scientific wire dan artistic wire, mengeluarkan varian warna yang cukup beragam untuk keperluan membuat kerajinan. Biasanya kawat dengan enamel coated ini akan lebih kecil kemungkinannya untuk karatan/tarnish/ternoda.
  • Bare copper biasa disebut dengan kawat tembaga polosan merupakan jenis kawat tembaga yang tidak diberi lapisan tambahan pada permukaannya, biasanya kawat tembaga jenis ini digunakan dalam rangkaian kabel listrik. Jenis bare copper ini berguna saat kita ingin membuat aksesoris dengan efek bakar.

Mengetahui Tahapan Pembuatan Kerajinan Kuningan Tembaga dan Alumunium

Mengetahui Tahapan Pembuatan Kerajinan Kuningan Tembaga dan Alumunium

Kerajinan Kuningan Tembaga dan Alumunium – Kita sebagai Warga Negara Indonesia setidaknya harus megetahui beberapa seni dan kerajinan yang terdapat di negeri kita yang luas dan kaya akan seni ini. Salah satu yang akan di bahas adalah kerajian tembaga kuningan dan alumunium yang akan membantu kita mengetahui tentang sentra kerajinan tembaga kuningan dan alumunium. Indonesia kaya akan budaya seni termasuk kaya akan kerajinan tembaga, kuningan, dan alumunium.

Indonesia dikenal dengan hasil produk kerajinan tembaga dan kuningan yang beraneka macam, sepertikaligrafi,kerajinan meja, kerajinan vas bunga, kerajinan air mancur, kerajinan kubah masjid, kerajinan bowl, kerajinan logo, kerajinan lampu stand, kerajinan bathtub,kerajinan lampu robyong, dan masih banyak lagi. Produsen kerajinan logam dapat memproduksi kerajinan logam secara beraneka ragam sesuai dengan keinginan dari pelanggan. Dan pada artikel ini Anda akan mengetahui tahapan dari pembuatan kerajian tembaga kuningan dan alumunium.

Pada bagian ini akan dijelaskan sedikit mengenai tahapan untuk pembuatan kerajinan kuningan tembaga dan alumunium.

  1. Bahan baku logam biasanya dalam bentuk pelat lembaran. Langkah pertama membuat pola mal dan menentukan ukuran yang akan dibentuk. Kemudian bakar sampai merah, dan bentuk tembaga tersebut. Membakar tembaga akan membuat tembaga letur sehingga materi dapat ditempa / dipalu.
  2. Selanjutnya memasuki tahap pengelasan.Pada tahap ini bahan yang telah di pola akan dilas sesuai dengan ukuran desain bentuk yang diinginkan. Proses selanjutnya adalah tahap pembuatan pola dipalu sesuai dengan bentuk produk, seperti vas, mangkuk, baskom, bath tube, dll.
  3. Proses selanjutnya adalah peleburan pola dipalu atau memberikan pola tekstur yang diinginkan. Ada banyak pola tekstur,contohnya babaran (pola sarang lebah), cincang (paku jatuh), liar, tekstur jeruk dan banyak lagi.
  4. Berikutnya adalah tahap finishing bentuk, yaitu sandpapering dan polishing. Ini adalah proses yang paling penting di mana kualitas barang ditentukan. Membutuhkan keahlian tinggi dan kesabaran dalam sandpapering dan polishing, karena mempengaruhi seni dan kualitas barang.
  5. Maka langkah terakhir adalah proses pengeringan dan proses pelapisan / plating. Dalam proses pelapisan, ada dua pilihan, yaitu doff dan mengkilap. Hal ini tergantung permintaan pembeli.

Mengenal Kerajinan Tembaga Kuningan dan Alumunium

Mengenal Kerajinan Tembaga Kuningan dan Alumunium

Kerajinan Tembaga Kuningan dan Alumunium – Kita sebagai Warga Negara Indonesia setidaknya harus megetahui beberapa seni dan kerajinan yang terdapat di negeri kita yang luas dan kaya akan seni ini. Salah satu yang akan di bahas adalah kerajian tembaga kuningan alumunium yang akan membantu kita mengetahui tentang sentra kerajinan tembaga kuningan dan alumunium. Indonesia kaya akan budaya seni termasuk kaya akan kerajinan tembaga, kuningan, dan alumunium. Boyolali kini menjadi salah satu daerah yang menyimpan beragam macam potesi yang siap di kembangkan salah satunya adalah potensi pariwisata untuk meningkatkan pendapatan ekonomi dari masyarakat Boyolali. Banyak hasil karya seni dari Boyolali ini dan namanya telah terdengar di seluruh penjuru NKRI.

Biasanya pada sebuah kerajinan tidak hanya menggunakan satu jenis logam saja sebagai bahan utama, untuk menghasilkan kerajinan yang sesuai maka seorang pengerajin biasanya mencampur bahan tembaga, kuningan, dan alumunium dengan bahan logam lain. Jadi hal tersebut yang menyebabkan kerajinan tembaga kuningan alumunium menjadi bahan pilihan untuk sebuah kerajinan baik desain interior ruangan dan eksterior ruangan.

Berikut beberapa contoh beberapa kerajinan tembaga kuningan alumunium yang dapat kita ketahui, mungkin bisa menjadi rujukan apabila kita mempunyai proyek atau ingin membuat kerajinan dari bahan logam.

  1. Bak Mandi atau sering disebut dengan bathup termasuk produk dengan penjualan terlaris dan banyak di export keluar negeri. Bak mandi biasanya digunakan pada hotel-hotel mewah dan adapula di pakai untuk pribadi.
  2. Patung, tembaga sering digunakan sebagai media seni untuk pembuatan patung. Karena bahannya yang mudah di bentuk dan lentur. Biasanya digunakan untuk pembuatan patung monumen hingga patung untuk keagamaan.
  3. Lampu Gantung merupakan produk hasil dari kerajinan tembaga yang sering digunakan untuk menghiasi rumah.
  4. Meja, biasanya kerajinan meja dari tembaga digunakan pada restaurant atau hotel-hotel. Meja dari bahan logam menjadi pilihan karena kuat dan tidak mudah lapuk.
  5. Lampu Robyong adalah sebuah lampu gantung dengan tangkai banyak, lampu robyong biasanya di pasang pada masjid atau lobby hotel.

Cara Merawat Kerajinan Tembaga Kuningan

Cara Merawat Kerajinan Tembaga Kuningan

Kerajinan Tembaga Kuningan – Indonesia merupakan sebuah negara kaya akan budaya dan seni, termasuk kaya dengan kerjainan tembaga kuningan. Kerajinan tembaga dan kuningan sudah menjadi usaha turun-temurun yang di awali oleh empu-empu dari Kerajaan Mataram. Para empu-empu atau biasa disebut dengan pandai besi tersebut memproduksi jenis peralatan rumah tangga dari logam, termasuk pula dari tembaga.

Kerajinan tembaga kuningan menjadi bahan pilihan dikarenakan bahan tersebut bagus untuk dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan dengan beragam finishing warna. Selain itu bahan tembaga mempunyai kehandalan yaitu anti korosi atau karat yang sering menjadi masalah pada bahan logam. Sedangkan jika menggunakan bahan lain contohnya furniture kayu sangat rentan terhadap pegaruh cuaca dan lapuk, besi dan baja akan berkarat, dan plastik akan rapuh dan mudah pecah. Berbeda dengan tembaga yang memiliki umur yang panjang dan menambah keunikan dari kerajinan.

Banyak sekali bentuk pewarnaan kerajinan tembaga kuningan, ada yang berwarna hitam, coklat, merah, mengkilap, hijau dan sebagainya. Terkadang jika barang-barang kerajinan tembaga dan kuningan tersebut sudah lama, maka akan muncul warna-warna lain yang mengganggu mata.Untuk mengatasi masalanya kita harus mengetahui cara merawatnya. Bila warna kerajinan itu coklat,hitam, atau merah, maka rajin-rajinlah mengusap dengan kain yang bersih dan kering, atau bisa ditambah dengan MAA. Dan jika warna mengkilap, ketika warna lain sudah menggangu, bersihkan dengan braso dan kain kering. Oleskan braso pada kain kering dan gosokkan pada bagian yang berubah warna sampai warna yang muncul itu benar-benar hilang sehingga kerjainan itu menjadi mengkilap kembali. Setelah itu oles dengan coating danagloss yang bisa dibeli di took-toko cat mobil. Untuk mempertahankan warna tembaga dari perubahan warna. Kadang kerajinan tembaga ini rentan sekali dengan air jika terletak pada kondisi diluar ruangan, termasuk air hujan. Maka jika ingin dipakai diluar ruangan, cukup ditambahkan dengan lapisan coating anti tarnis. Supaya warna lebih tahan lama. Untuk mempertahankan seni dan kecantikan dari kerajinan, seringlah untuk membersihkan kerajinan dari debu dan sebisa mungkin jauhkan dari tempat-tempat yang lembab.